Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Senin, 25 Februari 2013

Trik VB menutup semua Program

Senin, 25 Februari 2013
0 komentar

Hallo Kawan Semua masih Bersama rizki ada sedikit Trik Buat Kawan kawan semua trik yang kali ini rizki Bagikan adalah Bagaimana kita menutup semua Program dengan hanya satu kali klik dengan pemrograman vb nah trik nie cukup berguna karna Instant kita gak perlu menuup satu persatu program yang kita jalankan tapi cukup dengan hanya satu tombol saja.
nah kewan eeh salah maksd aku kawan sebelum memulai alangkah baiknya membuat dulu sebuah form dan tambahkanlah 1 command button gunkan lah nama "Tutup Semua Program"

From Declaration

Private Declare Function BroadcastSystemMessage _
Lib "user32" (ByVal dw As Long, pdw As Long, _
ByVal un As Long, ByVal wParam As Long, _
ByVal lParam As Long) As Long

Pendeklarasian variabel yang diperlukan

Const BSF_POSTMESSAGE = &H10
Const BSM_APPLICATIONS = &H8
Const WM_SYSCOMMAnd = &H112

Menutup aplikasi ketika Command1 di klik

Private Sub Command1_Click()
BroadcastSystemMessage BSF_POSTMESSAGE, _
BSM_APPLICATIONS, WM_SYSCOMMAnd, &HF060&, ByVal 0&
End Sub

nah kalo belajar kawan tinggal copy paste sintak siatas semoga trik dari bejo kali ini bermanfaat 

(Peringatan Bila terjadi Debug Hubungi Rumah sakit Terdekat) heheehe

read more

Minggu, 10 Februari 2013

Fungsi-Fungsi Angka VB

Minggu, 10 Februari 2013
0 komentar
Mas rizki-Berikut ini adalah fungsi-fungsi yang sering digunakan untuk mengolah data bertipe angka (integer, long, double, dll). Sebelumnya khusus untuk VB .NET, ketikkan kode berikut dibagian paling atas dari jendela kode dari Form.

  • Abs(n), digunakan untuk mencari nilai absolut dari n. Contoh :
    a = Abs(5) , nilai a adalah 5
    a = Abs(-5) , nilai a adalah 5

  • CInt(n) dan Int(n), digunakan untuk mengubah nilai n menjadi nilai bertipe integer / bulat. Perbedaannya adalah jika CInt bila desimalnya bernilai lebih besar dari 0,5 , maka nilai akan dibulatkan 1 ke atas. Sedangkan Int tidak. Contoh :
    a = CInt(3.4) , nilai a adalah 3
    a = CInt(3.6) , nilai a adalah 4
    a = Int(3.4) , nilai a adalah 3
    a = Int(3.6) , nilai a adalah 3

  • CDbl(n) dan Val(n), digunakan untuk menkonversi nilai n yang bertipe string ke nilai bertipe double / angka. Perbedaannya adalah jika Val nilai n harus berformat Inggris (karakter desimal adalah tanda titik), sehingga muncul permasalahan jika settingan komputer menggunakan format Indonesia (karakter desimal adalah tanda koma) yang akan menghasilkan nilai berbeda. Sedangkan bila CDbl mampu menyesuaikan nilai sesuai dengan setting format komputer.
    Berikut contoh yang diterapkan di komputer dengan setting format Indonesia.
    a = Val("2,5") , nilai a adalah 2
    a = CDbl("2,5") , nilai a adalah 2,5

  • Randomize dan Rnd() * n, kedua fungsi ini sering dikombinasikan untuk mencari angka acak antara 0 sampai dengan n. Contoh :
    Randomize
    a = Rnd() * 4
    nilai a bisa bernilai antara 0 sampai dengan 4

    Namun jika Anda ingin angka bertipe bulat saja, berikut contohnya :
    Randomize
    a = CInt(Rnd() * 4)

    Dan jika Anda menginginkan acak dalam tipe boolean (True atau False),
    berikut contohnya :
    Randomize
    a = CBool(CInt(Rnd() * 1))
    nilai a bisa bernilai True atau False

  • Log(n), digunakan untuk mencari nilai logaritma natural dari n. Contoh :
    a = Log(5) , nilai a adalah 1,60943791243
    Jika Anda ingin mencari nilai logaritma standar dari n gunakan fungsi berikut :
    VB 6.0 a = Log(n) / Log(10)
    VB .NET a = Log10(n)

  • Exp(n), merupakan fungsi kebalikan dari Log(n). Contoh :
    a = Exp(1,60943791243) , nilai a adalah 5

  • Round(n, x), digunakan untuk menyesuaikan jumlah angka desimal dari n sebanyak x. Contoh :
    a = Round(5.3784, 2) , nilai a adalah 5,38

  • Sgn(n), digunakan untuk mencari tanda angka dari n. Fungsi ini menghasilkan nilai 1 jika n adalah positif, nilai -1 jika n adalah negatif, dan nilai 0 jika n adalah nol. Contoh:
    VB 6.0 a = Sgn(-9)
    VB .NET a = Sign(-9)
    nilai a adalah -1

  • Sqr(n), digunakan untuk mencari akar kuadrat dari n. Contoh :
    VB 6.0 a = Sqr(9)
    VB .NET a = Sqrt(9)
    nilai a adalah 3

  • Sin, Cos, Tan
    VB 6.0
    NamaFungsi
    Sina = Sin(n * Angle)
    Cosina = Cos(n * Angle)
    Tangena = Tan(n * Angle)
    Inv. Sina = Atn(n / Sqr(-n * n + 1)) / Angle
    Inv. Cosina = (Atn(-n / Sqr(-n * n + 1)) + 2 * Atn(1)) / Angle
    Inv. Tangena = Atn(n) / Angle
    Sin Hyp.a = (Exp(n) - Exp(-n)) / 2
    Cosin Hyp.a = (Exp(n) + Exp(-n)) / 2
    Tangen Hyp.a = (Exp(n) - Exp(-n)) / (Exp(n) + Exp(-n))
    Inv. Sin Hyp.a = Log(n + Sqr(n * n + 1))
    Inv. Cosin Hyp.a = Log(n + Sqr(n * n - 1))
    Inv. Tangen Hyp.a = Log((1 + n) / (1 - n)) / 2

    VB NET
    NamaFungsi
    Sina = Sin(n * Angle)
    Cosina = Cos(n * Angle)
    Tangena = Tan(n * Angle)
    Inv. Sina = Asin(n) / Angle
    Inv. Cosina = Acos(n) / Angle
    Inv. Tangena = Atan(n) / Angle
    Sin Hyp.a = Sinh(n)
    Cosin Hyp.a = Cosh(n)
    Tangen Hyp.a = Tanh(n)
    Inv. Sin Hyp.a = Log(n + Sqrt(n * n + 1))
    Inv. Cosin Hyp.a = Log(n + Sqrt(n * n - 1))
    Inv. Tangen Hyp.a = Log((1 + n) / (1 - n)) / 2

    Dalam beberpa fungsi diatas terdapat variabel dengan nama Angel, yang bisa digantikan dengan nilai berikut :
    Degress (DEG), gantikan dengan (3.14159265358979 / 180)
    Radians (RAD), gantikan dengan 1
    Grads (GRAD), gantikan dengan (3.14159265358979 / 200)
    Contoh menghitung Sin dari 5 dengan ukuran DEG :
    a = Sin(5 * (3.14159265358979 / 180))

read more

Sabtu, 09 Februari 2013

Contoh program absen sederhana

Sabtu, 09 Februari 2013
1 komentar
pertama kita buat dulu database untuk absensi nya dengan nama latihan.mdb, kemudian isi field-field databasenya seperti ini :

Nama Database : latihan.mdb
Nama Tabel       : Absen

Field
Data Type
Size
NRP
Text
10
Nama
Text
35
Jurusan
Text
50
Matkul
Text
50
Masuk
Byte
 
Sakit
Byte
 
Izin
Byte
 
Alpa
Byte
 
Total
Byte
 

Setelah membuat database selesai, lalu buat desain form absen seperti ini :
Componen tambahan pada Toolbox :
Adodc dan DataGrid

 

 Jika sudah, kita buat module baru, Klik Menu Project > Add Module > Open,,Kemudian akan muncul jendela kode, tuliskan kode perintah berikut :


  1. Public ConN As New ADODB.Connection
  2. Public RsAbsen As New ADODB.Recordset
  3. Sub koneksi()
  4. Set ConN = New ADODB.Connection
  5. Set RsAbsen = New ADODB.Recordset
  6. ConN.Open "Provider=microsoft.jet.oledb.4.0;data source = " & App.Path & "\latihan.mdb"
  7. End Sub

Kemudian Save Module yang sudah kita isi dengan kode perintah diatas,,
Setelah itu isikan kode berikut pada Form

  1. Private Sub Form_Activate()
  2. Call koneksi
  3. Adodc1.ConnectionString = "provider=microsoft.jet.oledb.4.0;data source=" & App.Path & "\latihan.mdb"
  4. Adodc1.RecordSource = "absen"
  5. Adodc1.Refresh
  6. Set DataGrid1.DataSource = Adodc1
  7. DataGrid1.Refresh
  8. End Sub
  9. Private Sub Form_Load()
  10. Text1.Text = ""
  11. Text2.Text = ""
  12. Combo1.Text = ""
  13. Combo2.Text = ""
  14. Combo3.Text = ""
  15. Label11.Caption = 0
  16. Label12.Caption = 0
  17. Label13.Caption = 0
  18. Label14.Caption = 0
  19. Label15.Caption = 0
  20. Combo1.AddItem "Sistem Informasi"
  21. Combo1.AddItem "Teknik Informatika"
  22. Combo1.AddItem "Manajemen Informatika"
  23. Combo1.AddItem "Komputer Akuntansi"
  24. Combo2.AddItem "Pemprograman Visual I"
  25. Combo2.AddItem "Pemprograman Visual II"
  26. Combo3.AddItem "Hadir"
  27. Combo3.AddItem "Tidak Hadir"
  28. Option1.Value = False
  29. Option2.Value = False
  30. Option3.Value = False
  31. Option1.Enabled = False
  32. Option2.Enabled = False
  33. Option3.Enabled = False
  34. Text1.Enabled = False
  35. Text2.Enabled = False
  36. Combo1.Enabled = False
  37. Combo2.Enabled = False
  38. Combo3.Enabled = False
  39. End Sub

Kemudian buat function cari data, sub tampilkan data dan kosong seperti dibawah ini :

  1. Function CariData()
  2. Call koneksi
  3. RsAbsen.Open "Select * From absen where nrp='" & Text1 & "'", ConN
  4. End Function
  5. Private Sub TampilkanData()
  6. Text2 = RsAbsen!nama
  7. Combo1.Text = RsAbsen!jurusan
  8. Combo2.Text = RsAbsen!matkul
  9. Label11.Caption = RsAbsen!masuk
  10. Label12.Caption = RsAbsen!sakit
  11. Label13.Caption = RsAbsen!izin
  12. Label14.Caption = RsAbsen!alpa
  13. Label15.Caption = RsAbsen!total
  14. End Sub
  15. Private Sub kosong()
  16. Text1.Text = ""
  17. Text2.Text = ""
  18. Combo1.Text = ""
  19. Combo2.Text = ""
  20. Combo3.Text = ""
  21. Label11.Caption = 0
  22. Label12.Caption = 0
  23. Label13.Caption = 0
  24. Label14.Caption = 0
  25. Label15.Caption = 0
  26. Option1.Value = False
  27. Option2.Value = False
  28. Option3.Value = False
  29. Option1.Enabled = False
  30. Option2.Enabled = False
  31. Option3.Enabled = False
  32. End Sub

Untuk pencarian data, masukkan kode perintah berikut pada Text1 dengan procedure Lostfocus :

  1. Private Sub Text1_LostFocus()
  2. On Error Resume Next
  3. Call CariData
  4. If Not RsAbsen.EOF Then
  5. TampilkanData
  6. Text1.Enabled = False
  7. Text2.Enabled = False
  8. Combo1.Enabled = False
  9. Combo2.Enabled = False
  10. MsgBox "NRP Sudah Ada"
  11. Command1.Enabled = False
  12. End If
  13. End Sub

Pada Combo3 atau combo untuk kehadiran, isikan kode berikut untk proses perhitungan absen masuk :

  1. Private Sub Combo3_Click()
  2. If Combo3.Text = "Hadir" Then
  3. Option1.Enabled = False
  4. Option2.Enabled = False
  5. Option3.Enabled = False
  6. Label11.Caption = Val(Label11.Caption) + 1
  7. Else
  8. Option1.Enabled = True
  9. Option2.Enabled = True
  10. Option3.Enabled = True
  11. End If
  12. End Sub


Kemudain Pada Option 1, 2 dan 3, isikan kode perintah untuk menghitung absen alasan tidak hadir dan total tidak hadir :

  1. Private Sub Option1_Click()
  2. If Option1.Value = True Then
  3. Label12.Caption = Val(Label12.Caption) + 1
  4. Else
  5. Label12.Caption = Val(Label12.Caption) + 0
  6. End If
  7. Label15.Caption = Val(Label12.Caption) + Val(Label13.Caption) + Val(Label14.Caption)
  8. End Sub
  9. Private Sub Option2_Click()
  10. If Option2.Value = True Then
  11. Label13.Caption = Val(Label13.Caption) + 1
  12. Else
  13. Label13.Caption = Val(Label13.Caption) + 0
  14. End If
  15. Label15.Caption = Val(Label12.Caption) + Val(Label13.Caption) + Val(Label14.Caption)
  16. End Sub
  17. Private Sub Option3_Click()
  18. If Option3.Value = True Then
  19. Label14.Caption = Val(Label14.Caption) + 1
  20. Else
  21. Label14.Caption = Val(Label14.Caption) + 0
  22. End If
  23. Label15.Caption = Val(Label12.Caption) + Val(Label13.Caption) + Val(Label14.Caption)
  24. End Sub



Terakhir isikan kode perintah untuk command simpan, edit, absen, hapus, isi data dan selesai :


  1. Private Sub Command1_Click() 'Kode Perintah Untuk tombol Simpan
  2. Dim SQLSimpan As String
  3. SQLSimpan = "Insert Into absen (nrp,nama,jurusan,matkul) values ('" & Text1 & "','" & Text2 & "','" & Combo1.Text & "','" & Combo2.Text & "')"
  4. ConN.Execute SQLSimpan
  5. Form_Activate
  6. Call kosong
  7. End Sub
  8. Private Sub Command2_Click() ' Kode Perintah Untuk tombol Edit
  9. If Command2.Caption = "Edit Data" Then
  10. Text1.Enabled = False
  11. Text2.Enabled = True
  12. Combo1.Enabled = True
  13. Combo2.Enabled = True
  14. Combo3.Enabled = True
  15. Command2.Caption = "Edit"
  16. Else
  17. Dim SQLAbsen As String
  18. SQLAbsen = "Update absen Set nama='" & Text2.Text & "'," & " matkul='" & Combo2.Text & "'," & " jurusan='" & Combo1.Text & "' where nrp='" & Text1 & "'"
  19. ConN.Execute SQLAbsen
  20. Form_Activate
  21. Call kosong
  22. Command2.Caption = "Edit Data"
  23. End If
  24. End Sub
  25. Private Sub Command3_Click() 'Kode Perintah Untuk Tombol Absen
  26. Dim SQLAbsen As String
  27. SQLAbsen = "Update absen Set masuk= '" & Label11.Caption & "'," & " sakit='" & Label12.Caption & "'," & " izin='" & Label13.Caption & "'," & " alpa='" & Label14.Caption & "'," & " total='" & Label15.Caption & "' where nrp='" & Text1 & "'"
  28. ConN.Execute SQLAbsen
  29. Form_Activate
  30. Call kosong
  31. End Sub
  32. Private Sub Command4_Click() 'KOde Perintah Untuk Tombol Hapus
  33. Adodc1.Recordset.Delete
  34. Adodc1.Recordset.Update
  35. DataGrid1.Refresh
  36. End Sub
  37. Private Sub Command5_Click() 'Kode Perintah Untuk Tombol Selesai
  38. pesan = MsgBox("Anda Yakin Ingin Keluar Dari Program ini?", vbQuestion + vbYesNo, "Keluar")
  39. If pesan = vbYes Then
  40. Unload Me
  41. Else
  42. End If
  43. End Sub
  44. Private Sub Command6_Click() 'Kode Perintah Untuk Tombol Isi Data
  45. Text1.Enabled = True
  46. Text2.Enabled = True
  47. Combo1.Enabled = True
  48. Combo2.Enabled = True
  49. Combo3.Enabled = True
  50. Text1.SetFocus
  51. End Sub

Jika semua kode perintah sudah di isikan,,coba jalankan program absensi yang sudah kita buat,,

Selamat Mencoba ^_^


read more

Jumat, 08 Februari 2013

Cara Memperpendek Url

Jumat, 08 Februari 2013
0 komentar




  - Cara Memperpendek URL Agar URL Lebih Singkat. Mungkin sebagian dari kita sudah tidak asing lagi dengan istilah URL Shortener, yaitu layanan untuk mempersingkat URL. Tujuannya? Youpz, jelas tujuannya untuk mempersingkat/memperpendek URL/alamat web maupun blog yang dirasa harus dipersingkat, mungkin dikarekan terlalu panjang atau sukar diingat. Di internet kita bisa mendapatkan layanan tersebut secara cuma-cuma, selain gratis - layanan seperti ini memang benar-benar sudah banyak bermunculan di internet, namun sesuai dengan judul postingan kali ini kita akan membahas tentang layanan Google URL Shortener, Goo.gl


Goo.gl adalah layanan gratis yang telah disediakan oleh mbah google buat mempersingkat URL atau alamat web/blognya agan-agan. Jadi bagi yang suka dengan yang pendek2 alias singkat-singkat, maka tak ada salahnya untuk mencoba layanan yang satu ini.

Cara menggunakan layanan ini cukup mudah, gampang, dan tidak sulit. Silahkan sobat-sobat berkunjung ke situs Google URL shortener, goo.gl
1. Nah, setelah ngeklik link di atas nantikan yang tampil seperti berikut ini
Sekarang silahkan untuk mengisi pada kolom yang ada tulisan merah dengan URL panjang atau URL yang memang dirasa perlu tuk disingkat, lalu kliklah tombol "Shorten".

2. Sekarang, URL goo.gl-nya pasti sudah jadi. Cobalah untuk menengok ke sebelah kanan tombol "shortner", nah...itulah hasilnya. Ini contohnya => goo.gl/foAE6 (diklik ya, biar tahu hasilnya) => maka akan mengarah ke alamat blog ini (chyberart.blogspot)

BERHASIL!!!

Sekarang bagi teman-teman yang ingin mengetahui jumlah klik dari setiap link/URL yang telah dipersingkat. Sejujurnya, ini bagus juga bagi sobat-sobat yang memang ingin tahu jumlah klik link-nya, mungkin untuk keperluan data peningkatan trafik maupun bisnis online agan2 (singkatnya bisa mengetahui statistik jumlah klik link). Caranya gampang sekali:

1. Loginlah ke akun blogger maupun akun Google lainnya (termasuk Gmail), lalu kunjungi situs Google URL shortener, goo.gl

2. Silahkan untuk mempersingkat URL mana saja yang anda inginkan (caranya sama seperti tadi), maka otomatis data-data untuk URL tadi telah tersimpan dalam akun anda. Untuk mengecek statistik jumlah klik link, maka bisa login ke akun Goo.gl anda seperti biasa, gampang kan? Hahai...
Inilah contohnya: nanti teman2 bisa melihat statistik URL yang telah disingkat


Dah, itu aja dulu buat pembahasan Goo.gl-nya. Tapi nih buat sekedar tambahan aja ya, Kumpulan situs-situs yang menyediakan layanan mempersingkat URL agar URL panjang jadi pendek:

1. Pendek.in "Nih kelihatannya asli karya anak bangsa euy!!!", jadi bangga^
2. Tinyurl.com, kalau ini sudah nggak asing lagi...banyak digunakan oleh para iklaners di situs iklan baries graties
3. Lalu Bit.ly, hehe pandek sekali ya
4. Lalu yang ini lebih pendek lagi Is.gd, keliatannya singkatan dari IS GOOD yak? Benarkah ini yang paling pendek? Tunggu dulu...!!!
5. Ini nih yang lebih pendek lagi J.mp, waduh-waduh bisa-bisa aja ya...pendek skali!!!
6. Adf.ly, kalau yang ini cocok buat teman-teman yang punya hobi mengumpulkan receh dollar dari internet, hehe...(seperti saya)


read more

Rabu, 06 Februari 2013

Cara Membersihkan RAM tanpa restart windows

Rabu, 06 Februari 2013
0 komentar

Tips membersihkan RAM atau mempercepat RAM komputer tanpa restart windows.

Mungkin bagi para master merupakan hal yang biasa, jadi tips ini buat yang belum biasa aja dech he..he..

Terkadang, komputer kita bakal menjadi lambat setelah beberapa lama dipakai. Apalagi kalo kita banyak menggunakan software yang berat2 seperti Adobe Photoshop, Corel Draw, Sony Soundforge dsb.

Biasanya setelah kita pakai aplikasi tersebut, komputer kita terasa lambat. Kemungkinan itu terjadi karena masih ada bekas data yang tersimpan dalam RAM, sehingga komputer kita pun jadi lambat. Salah satu cara untuk membersihkan RAM adalah dengan merestart komputer terlebih dahulu. Tapi kayanya ribet banget ya?

Gue punya cara yang lebih simpel yang bisa dilakuin oleh semua kalangan, awam maupun mahir. Perhatikan caranya di bawah ini:
1. Klik kanan mouse di desktop, pilih New - Shortcut.

2. Ketik %windir%\system32\rundll32.exe advapi32.dll,ProcessIdleTasks pada kolom isian yang muncul.

3. Klik Next.

4. Beri nama shortcut tadi, nama yang dapat diberikan bebas sesuai keinginan kamu, atau kamu lewat aja, namanya otomatis jadi rundll32.exe.

5. Klik Finish.
Kapan aja komputer kamu terasa lambat, klik shortcut yang udah kamu buat tadi untuk membersihkan RAM. Sebetulnya prinsip kerjanya mungkin sama aja kaya RAM Booster atau aplikasi sejenisnya, tapi ga kalah ko seperti software2 lainnya. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

maap kalo repost gan...

jangan lupa kasih CENDOL ya... hehehehe...


read more

Minggu, 03 Februari 2013

Melacak laptop yang dicuri maling

Minggu, 03 Februari 2013
0 komentar



image     Di jaman yang modern dan seba mahal ini banyak sekali maling-maling berkeliyaran karena terdesak kebutuhan ekonomi. dan tak jarang laptop pun menjadi target pencurian para maling-maling tersebut. jika laptop atau komputer anda telah beralih tangan ke pencuri/maling, akan sangat sulit untuk melacaknya.
Disini sangat sulit bukan berarti mustahil, karena ada sebuah software yang berfungsi untuk melacak laptop yang sudah dicuri tersebut, namanya adalah adeona. tetapi hanya komputer yang terinstal aplikasi ini saja yang bisa terlacak olehnya.
Setelah aplikasi ini terinstal di komputer maka akan secara bekerja secara otomatis disaat laptop dijalankan oleh pencuri. Jika laptop hanya dipakai di rumah pribadi yang tidak terkoneksi ke jaringan  lan/wifi /internet maka komputer tersebut tidak akan terdeteksi. namun jika pencuri ternyata orang yang senang mengakses internet maka disaat melakukan koneksi internet software anti maling akan mengirimkan data IP ke server Adeona , sehingga membantu menentukan lokasi pencuri berada.
image
Features:
  • New Service Tracks Missing Laptops for Free
  • Open Source Adeona Tracks Lost & Stolen Laptops
    • Private: Adeona uses state-of-the-art cryptographic mechanisms to ensure that the owner is the only party that can use the system to reveal the locations visited by a device.
    • Reliable: Adeona uses a community-based remote storage facility, ensuring retrievability of recent location updates.
    • Open source and free: Adeona's software is licensed under GPLv2. While your locations are secret, the tracking system's design is not.
    Untuk cara penggunaan software ini, silahkan klik disini

Click here to download this software
 image

read more

Membuat folder tidak bisa ditembus

0 komentar


  - Membuat Folder Rahasia Bila, anda memiliki folder pribadi yang rahasia. Tentu, anda tidak ingin folder rahasia anda itu, di buka atau dilihat orang lain. Mungkin, selama ini anda menyimpan folder rahasia anda itu di dalam folder-folder anda yang lain, sehingga tidak mudah ditemukan orang lain.

Atau, anda menghidden file anda sehingga tidak bisa dilihat orang lain.

Tapi, bagaimana kalau orang yang mencari folder rahasia anda itu adalah orang yang rajin? tentu dia akan menemukannya. Dan, Menghidden file juga bukan merupakan hal yang sulit lagi, Sudah hampir semua pengguna komputer tahu, cara untuk menghidden, dan menampilkannya lagi.

Kini, anda tidak perlu khawatir lagi! Karena, disini anda akan belajar bahasa pemograman yang bisa mengubah file anda menjadi yang tidak bisa dibuka oleh orang lain.

Let`s begin!

Langkah-langkah:
1. buka notepad.

2. copy + paste bahasa pemograman (yang berhuruf tebal) di bawah ini ke notepad anda:
ren movies movies.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}
(ganti movies movies dengan nama folder anda: misal, folder anda bernama “virus”
Hasilnya adalah)
ren virus virus.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}
save notepad dengan nama loc.bat. sebelum disave, pastikan “save as type”
diubah ke “all files”

read more

Sabtu, 02 Februari 2013

Cara Cepat Mengembalikan File / Data Yang Terlanjur Terhapus

Sabtu, 02 Februari 2013
0 komentar









Cara Cepat Mengembalikan File / Data Yang Terlanjur TerhapusCara Cepat Mengembalikan File / Data Yang Terlanjur Terhapus - Kalau kita memiliki data atau file yang sangat penting sekali dan tak kita duga kita hapus file tersebut padahal data tersebut harus dikumpulkan. Nah pastinya anda pernah mengalami kejadian seperti itu dan tidak sengaja juga file terhapus dari flashdisk ataupun memory card anda sendiri.


Nah saya akan membagikan cara cepat mengembalikan file / data yang terlanjur terhapus oleh anda sendiri. Tips ini menggunaan software yang bernama WinUtilities Undelete dan tenang saja software ini bisa didapat secara gratis kok.


Cara Cepat Mengembalikan File / Data Yang Terlanjur Terhapus

Berikut cara cepat mengembalikan file atau data yang terlanjur terhapus :
  1. Download software WinUtilities Undelete http://www.ylcomputing.com/content/view/350/153/
  2. Install WinUtilities untuk mengembalikan file atau data anda yang terhapus
  3. Buka aplikasi WinUtilities Undelete
  4. Nah tinggal anda pilih drive mana yang menyimpan file atau data yang anda hapus tadi bisa juga file di flashdisk ataupun di memory card
  5. Klik folder atau data atau file yang mau anda recovery
  6. Klik kanan >> Undelete >> Pilih drive dan folder mana yang mau di recovery
  7. Tunggu hingga proses undelete selesai dan OK
Nah 7 langkah itu bisa mengembalikan file atau data yang terlanjur terhapus oleh anda sendiri tapi tergantung kondisi dari file atau folder tersebut apakah memungkinkan untuk terrecovery atau tidak.

read more

Jumat, 01 Februari 2013

Tips : mempercepat running Windows

Jumat, 01 Februari 2013
0 komentar


Dalam running kadangkala windows kita berjalan begitu lambat, membuat kita jengkel akan hal ini. banyak hal yang menyebabkan mengapa running windows berjalan begitu lama. salah satunya adalah registry yang tidak tertata rapi. untuk mengatasi hal ini ada beberapa tips yang harus anda lakukan :

1. Untuk menurunkan waktu booting dan meningkatkan performa, tidak usah

menggunakan software defrag pihak ketiga, gunakan saja perangkat Defragmenter yang buatan (built-in) Windows, tidak akan jauh beda. Dan juga, sebaiknya menggunakan Harddisk dengan tipe Ultra-133 atau Serial ATA (SATA) dengan buffer 8-MB.
 
2. Jika RAM PC kurang dari 512 MB, maka sebaiknya ditambah kapasitas memorinya.
Hal ini relatif tidak mahal dan akan membantu meningkatkan performa sistem Anda secara dramatis.
 
3. Pastikan file system yang digunakan Windows XP adalah NTFS. Cara memeriksanya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Klik Properties.
Kalau ternyata file system Anda menggunakan FAT32, maka untuk mengubahnya
adalah dengan cara sebagai berikut:
- Backup data-data penting dulu ya.
- Klik Start > Run > ketik CMD
- Setelah muncul jendela Command Prompt, ketik:
Code:
CONVERT C: /FS:NTFS
Catatan: Komputer jangan disela ketika melakukan konversi ini, dan juga dalam keadaan bebas dari virus. File system yang digunakan oleh drive bootable (biasanya C:) bisa FAT32 atau NTFS. Saya sangat merekomendasikan untuk menggunakan NTFS demi keamanan superior, ketahanan dan efisiensi ruang yang lebih besar.
 
4. Non aktifkan File Indexing. Layanan File Indexing mengekstraksi informasi dari dokumen-dokumen dan file-file lainnya yang ada pada harddisk dan membuat sebuah "searchable keyword index" (index keyword pencarian). Bisa dibayangkan proses ini sangat memberatkan sistem.
Caranya Mendisfungsikannya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d. Hilangkan tanda centang (checklist) "Allow Indexing Service to index this disk for
fast file searching."
e. Klik tombol Apply, muncul: apply changes to "C: subfolders and files"
f. Klik tombol OK.
Jika ada pesan peringatan atau error muncul (seperti "Access is denied"), klik tombol Ignore All.
 
5. Update driver VGA dan chipset motherboard, termasuk update BIOS dan konfigurasinya. Carilah info-info tentang konfigurasi BIOS secara tepat di internet.
 
6. Kosongkan folder Prefetch windows setiap 3 bulan atau lebih.
Windows XP merekam sebagian dari data atau aplikasi yang sering digunakan agar membuat proses load kelihatan lebih cepat ketika dipanggil oleh user. Hal ini bagus, tetapi untuk waktu yang lama, folder prefetch bisa jadi kelebihan muatan referensi file dan aplikasi yang tidak lagi digunakan. Jika hal itu terjadi, Windows XP akan membuang-buang waktu dan memperlambat performa sistem, ketika melakukan load aplikasi atau file. Tidak ada yang penting dalam folder tersebut, dan seluruh isinya aman untuk dihapus.
Folder tersebut terletak di: C:¥WINDOWS¥Prefetch¥
 
7. Sekali sebulan jalankan disk cleanup.
Caranya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d. Klik tombol Disk Cleanup dan delete semua file temporer.
 
8. Pada Device Manager, klik ganda pada IDE ATA/ATAPI Controllers device, dan pastikan DMA di-enable (diaktifkan) untuk tiap drive yang terhubung ke Primary Controller dan atau Secondary controller.
Lakukan hal ini dengan cara:
a. Klik ganda pada Primary IDE Channel. kemudian klik tab Advance Settings.
b. Pastikan Transfer Mode -nya diset pada "DMA if Available" untuk kedua Device 0
dan Device 1.
c. Lakukan hal serupa pada Secondary IDE Channel.
 
9. Upgrade Pengkabelan.
Untuk peningkatan teknologi harddisk, dibutuhkan pengakabelan yang akan mendorong performa lebih baik. Pastikan untuk menggunakan kabel 80-wire Ultra-133 untuk semua device IDE dan gunakan konektor yang cocok dengan socket Master/Slave/Motherboard. Kalo Device-nya cuma satu, harus dihubungkan pada konektor yang paling ujung dari kabel pita (kabel data), jangan pada konektor yang di tengah kabel pita, jika tidak, maka akan terjadi masalah sinyal. Pada harddisk ultra DMA, masalah sinyal ini bisa mencegah harddisk memaksimalkan potensinya.
 
10. Buang semua spyware dari komputer.
Gunakan program gratisan seperti AdAware buatan Lavasoft atau SpyBot Search & Destroy. Setelah program ini terinstal, pastikan untuk melakukan cek update dan mendownloadnya jika ada, sebelum melakukan pencarian spyware di komputer. Apapun program yang ditemukan bisa dihapus secara aman. Semua program gratisan yang meminta spyware untuk dijalankan tidak akan berfungsi lagi. Jika program-program gratisan itu masih dibutuhkan tinggal instal lagi saja.
 
11. Buang semua program atau item yang tidak perlu dari rutin (routin) Windows Startup dengan menggunakan utilitas MSCONFIG.
Caranya:
a. Klik Start > Run > ketik MSCONFIG > klik OK
b. Klik tab StartUp ?> kemudian hilangkan checklist (tanda centang) dari program yang tidak diinginkan.
Tidak paham dengan item-item tersebut? Kunjungi WinTasks Process Library. Situs itu memuat proses sistem, aplikasi yang diketahui dan juga tentang referensi spyware dan penjelsannya. Atau bisa diidentifikasi nama item-item tersebut secara langsung dengan menggunakan google.
 
12. Buang semua program yang tidak digunakan dari Add/Remove Programs di Control Panel.
 
13. Matikan beberapa atau semua animasi yang tidak dibutuhkan dan nonaktifkan
(disable) active desktop. Pada kenyataannya, untuk optimasi performa, matikan semua animasi. Windows Xp menawarkan banyak setting-setting yang berbeda pada bagian ini.
Caranya:
a. Klik System Icon di Control Panel
b. Klik tab Advance
c. Klik tombol Settings pada kotak Performance.
d. Hilangkan checklist (tanda centang) opsi apa saja yang tidak ingin dijalankan.
Atau bisa langsung klik pada Radio Button: Adjust for best performance.
 
14. Kalo bisa mengedit Registry Windows XP, lakukan untuk meningkatkan performa
XP. Bisa menggunakan software tweak atau manual mengedit registry. Di internet sudah
banyak tersebar.
 
15. Kunjungi situs update Microsoft Windows secara rutin dan download semua update yang berlabel Critical. Download juga Optional update yang dibutuhkan. (ingat, kalau software OS windows XP -nya bajakan, jangan coba-coba untuk mengupdate, bisa dikasih "stempel" tanda bajakan sama Microsoft yang justru akan memperlambat sistem ketika booting dan running).
 
16. Update anti virus dalam sepekan sekali atau bahkan harian. Pastikan hanya satu software yang terinstal. Menggabungkan lebih dari satu antivirus hanya akan mengundang penyakit bagi performa dan kahandalan komputer. 
17. Pastikan font yang terinstal kurang dari 500 jenis saja pada komputer. Makin banyak font, makin lambatlah sistem. Walaupun windows XP lebih efisien dalam menangani font dari pada versi sebelumnya, tapi kelebihan font akan berdampak pada melemahnya sistem.
 
18. Jangan partisi harddisk. (Opsional saja)
NTFS File System Windows XP berjalan lebih efisien pada satu partisi yang besar. Data tidak lebih aman pada partisi terpisah, dan format ulang tidak dibutuhkan untuk instal ulang Sistem Operasi (OS). Satu partisi ini berfungsi agar tidak ada pembatasan oleh partisi akan tetapi akan dibatasi oleh ukuran kapasitas harddisk itu sendiri. Sehingga tidak perlu melakukan resize partisi yang meghabiskan waktu dan resiko kehilangan data.
 
19. Lakukan pengecekan terhadap sistem RAM untuk memastikan beroperasi dengan baik.
Saya merekomendasikan untuk menggunakan program gratisan MemTest86. Setelah didownload, bisa membuat bootable CD atau disket (sesuai pilihan) yang akan melakukan 10 macam tes pada memory PC secara otomatis setelah malakukan boot dengan CD atau disket yang dibuat. Biarkan semua tes berjalan sampai paling tidak melewati 3 tes selesai dari 10 tes. Jika program mendapati error, matikan dan cabut listrik komputer, cabut RAM memory, ganti dengan yang lain dan lakukan tes lagi. Ingat, memory yang rusak tidak bisa diperbaiki, dan hanya bisa diganti.
 
20. Jika terdapat CD atau DVD recorder / writer, carilah update firmware dari pabriknya. Pada beberapa kasus, upgrade terbukti bisa mempercepat recorder tersebut dan biasanya gratis.
 
21. Non aktifkan (disable) service (layanan) yang tidak penting. Windows XP memasang banyak service yang tidak dibutuhkan. Untuk menentukan service apa saja yang tidak dibutuhkan, buka situs Black Viper untuk konfigurasi Windows XP.
 
22. Jika tampilan tunggal Windows Explorer mengalami masalah ketika menampilkan file dan menghambat sistem operasi, lakukan langkah berikut:
a. Buka My Computer
b. Klik Tools
c. Klik Folder Options?
d. Klik tab View
e. Geser / gulung ke bawah menuju "Launch folder windows in a separate process",
aktifkan opsi ini. Setelah komputer di-restart, opsi ini akan berjalan.
 
23. Setidaknya sekali setahun, buka casing komputer dan bersihkan semua debu dan "puing-puingnya". Sementara itu cek juga kipasnya, apakah putarannya masih proporsional.

read more
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Contoh Pilihan

SMS GRATIS

Like Box